Proposal PKP

PROPOSAL PADAT KARYA PANGAN (PKP) PRODUKTIF

BAB I
PENDAHULUAN
A.          Latar Belakang
Pembangunan adalah proses transformasi social yang dilakukan secara sistematis dan berkelanjutan. Hakekat pembangunan adalah suatu upaya untuk meningkatkan kualitas kehidupan manusia. Namun Demikian masalah kesejahteraan masih mewarnai sebagaian besar masyarakat yang antara lain ditandai dengan masih tingginya jumlah penduduk miskin. Dalam perspektif ekonomi, kemiskinan juga bukan hanya menyangkut ukuran pendapatan tetapi juga kerentanan dan kerawanan orang atau masyarakat untuk menjadi miskin. Dari aspek penyebab yang bersifat structural, masalah kemiskinan antara lain menyangkut kegagalan dalam pemenuhan hak dasar masyarakat serta adanya perbedaan perlakuan seseorang atau kelompok masyarakat dalam menjalani kehidupan secara bermartabat dan perbedaan untuk mendapatkan kesempatan yang sama untuk berperan serta dalam berbagai bidang kehidupan.
Kemiskinan akan menyebabkan kurangnya kemampuan mengakses berbagai sumberdaya baik sumberdaya ekonomi maupun sumberdaya social. Dengan kata lain Keluarga Miskin potensial untuk melahirkan keturunan yang miskin pula akibat rendahnya kualitas dan kapasitas manusia yang diturunkan. Oleh karena itu Kemiskinan merupakan mata rantai yang tidak terputus. Untuk dapat memutus mata rantai kemiskinan maka diperlukan intervensi dari luar guna memberikan kekuatan untuk dapat keluar dari kemiskinan atau setidaknya tidak mewariskan kemiskinannya kepada keturunannya. Salah satu pihak yang memiliki kompetensi dan kewajiban untuk mengatasi permasalahan kemiskinan yang multi kompleks ini dalah Pemerintah.

B.           Permasalahan
Pembangunan yang telah dilaksanakan oleh Pemerintah Pusat, Pemerintah Kabupaten Purbalingga dan Pemerintah Desa Langgar khusunya melalui berbagai program dan kegiatan telah menghasilkan kemajuan di berbagai sector kehidupan, namun demikian masih banyak permasalahan yang mendasar maupun permasalahan yang berkembang seiring perkembangan lingkungan internal dan eksternal. Salah satu permasalah urgen untuk segera ditanggulangi adalah masih tingginya kemiskinan dan pengangguran atau setengah pengangguran di desa Langgar. Pada tahun 2009 penduduk desa Langgar berjumlah : 6.474 Jiwa terdiri atas : 3.317 laki-laki dan 3.157 Perempuan dengan Jumlah Rumah Tangga di desa Langgar ada : 1.759 KK, dan 567 KK ( 32,2 %) merupakan Rumah Tangga Miskin berdasarkan Data Rumah Tangga Sasaran (RTS) Raskin 2009. Dari 567 RTM menanggung anggota keluarga : 2.021. Dengan kata lain 31.2 % penduduk desa Langgar masih tergolong penduduk miskin, dan merupakan kantong kemiskinan tertinggi di Kecamatan Kejobong. Hal ini disebabkan antara lain sebagian besar Kepala Keluarga bekerja sebagai buruh tani. 
Disamping itu, angka pengangguran atau setengah pengangguran di desa Langgar juga masih tinggi. Hal ini disebabkan karena kurangnya kesempatan kerja, kesempatan berusaha, dan  juga karena rendahnya kualitas SDM tenaga kerja. Rendahnya kualitas tenaga kerja  atau rendahnya tingkat pendidikan dan ketrampilan pencari kerja menyebabakan tidak relevan dengan kebutuhan pasar tenaga kerja.
Bertolak dari permasalahan tersebut di atas, Pemerintah Desa Langgar mengajukan Proposal suatu program yang bersifat padat karya produktif sehingga dalam jangka pendek mampu menyerap tenaga kerja dalam skala besar yang selanjutnya dapat memberikan ruang berusaha atau lapangan pekerjaan baru sehingga mampu memberikan efek jangka panjang.

C.           Maksud dan Tujuan
Maksud pengajuan Proposal Program Padat Karya Produktif adalah untuk memberikan kesempatan kerja kepada para pengangguran dan setengah pengangguran yang ada di desa Langgar dan menciptakan ruang berusaha kepada masyarakat desa Langgar.
Tujuan yang ingin dicapai dari Program Padat Karya Produktif adalah
1.      Meningkatkan pendapatan Masyarkat dan perluasan kesempatan kerja
2.      Meningkatkan infrastruktur penunjang pembukaan sumberdaya ekonomi baru.
D.          Sasaran
Sasaran yang ingin dicapai dengan adanya Program Padat Karya Produktif adalah
1.     Tersedianya lapangan kerja bagi tanaga pengangguran dan setengah pengangguran di desa Langgar
2.     Tersedianya Tempat Usaha Galian C baru bagi masyarakat desa Langgar.
3.     Terbentuknya kelompok usaha penambangan galian C dengan anggota 10 – 15 orang.
4.     Tebentuknya kelompok pembuat batu split dengan anggota 10 – 15 orang.

BAB II
RENCANA KEGIATAN

A.          Tahap Kegiatan
1.      Persiapan
a)      Survei lokasi kegiatan oleh Tim Tingkat Desa
b)      Pemetaan lokasi kegiatan
c)      Sosialisasi awal kepada kelompok sasaran
d)     Penyiapan lahan / lokasi kegiatan
e)      Pembentukan Panitia Pelaksana
2.      Pelaksanaan
a)      Pelaksanaan Musdes tentang pelaksanaan Program Padat Karya Produktif.
b)      Pendataan dan verifikasi calon tenaga kerja
c)      Pengadaan alat dan bahan
d)     Pelaksanaan kegiatan fisik.

B.           Jenis Kegiatan
Proyek Padat karya Produktif  “Pembuatan Pangkalan kelompok usaha galian C di Desa Langgar Kecamatan Kejobong Kabupaten Purbalingga”

C.           Lokasi Kegiatan
Dusun Karanganyar Desa Langgar Kecamatan Kejobong Kabupaten Purbalingga

D.          Rencana Anggaran Biaya
         Rencana Anggaran Biaya “Pembuatan pangkalan kelompok usaha galian C di Desa Langgar Kecamatan Kejobong Kabupaten Purbalingga” terdiri atas 2 komponen yaitu :
1. Komponen bahan dan peralatan        : Rp.   19.000.000
2. Komponen Upah Tenaga Kerja         : Rp. 125.000.000
Rencana Anggaran Biaya selengkapnya sebagaimana tersebut dalam Lampiran I
E.           Rencana Jadual Kegiatan
Kegiatan Proyek Padat Karya Produktif  “Pembuatan pangkalan kelompok usaha galian C di Desa Langgar Kecamatan Kejobong Kabupaten Purbalingga” akan dilaksanakan selama 60 hari kerja dengan rincian 20 hari untuk tahapan persiapan ; 40 hari kerja tahapan pelaksanaan fisik dan pembentukan kelampok usaha, dengan tanggal mulai pelaksanaan kegiatan berdasarkan ketentuan instansi terkait.

F.            Pengorganisasian
Kegiatan Proyek Padat Karya Produktif  “Pembuatan pangkalan kelompok usaha galian C di Desa Langgar akan dilaksanakan secara swakelola oleh masyarakat desa Langgar dengan membentuk Panitia Pelaksana Tingkat Desa yang melibatkan semua unsur masyarakat di desa Langgar, dengan susunan Panitia sebagai berikut :
Ketua I,  Sekretaris dst.....
 
G.          Penanggung Jawab Kegiatan
Sebagai Penanggungjawab Kegiatan adalah Kepala Desa Langgar Kecamatan Kejobong atau Pejabat lain yang ditunjuk berdasarkan ketentuan atau Petunjuk Teknis pelaksanaan kegiatan.

BAB III
PENUTUP

Demikian Proposal Proyek Padat Karya Produktif  “Pembuatan pangkalan kelompok usaha galian C di Desa Langgar Kecamatan Kejobong Kabupaten Purbalingga” di susun sebagai salah satu upaya pemecahan permasalahan kemiskinan dan penanggulangan tenaga pengangguran dan setengah pengangguran yang masih sangat tinggi di Desa Langgar Kecamatan Kejobong.
Kami menyadari bahwa proposal ini masih banyak kekurangan, namun demikian apa yang kami sampaikan merupakan potret nyata salah satu permasalahan yang ada di Desa langgar, sehingga kami sangat berharap para Pihak yang terkait berkenan mempertimbangkan Proposal ini.
Kami percaya bahwa dengan kerja sama yang baik dan senergi antara Pemerintah dan masyarakat sebagai subyek pembangunan, niscaya secara bertahap permasalahan kemiskinan dan pengangguran akan teratasi. Akhirnya kami sampaikan banyak terima kasih kepada semua pihak, atas terkabulnya permohonan ini.

Kepala Desa Langgar

.............................................

Artikel Terkait:

0 komentar:

Poskan Komentar